AS, Inggris mendesak Facebook untuk tidak mengenkripsi pesan

30 0
30 0

Amerika Serikat dan Inggris mengambil keuntungan dari rencana Facebook Inc. untuk menerapkan enkripsi ujung ke ujung pada layanan pengiriman pesannya untuk mendorong perubahan besar dalam praktik yang telah lama menentang penegakan hukum, dengan mengatakan itu membuat perjuangan menjadi sulit. terhadap pelecehan anak dan terorisme.

Kedua negara berencana untuk menandatangani kesepakatan data khusus pada hari Kamis yang akan merampingkan permintaan dari lembaga penegak hukum bagi perusahaan teknologi untuk mendapatkan informasi tentang komunikasi dari teroris dan anak-anak predator, menurut dokumen yang ditinjau oleh Reuters.

Pihak berwenang dapat memperoleh informasi dalam beberapa minggu atau bahkan berhari-hari, daripada menunggu saat ini enam bulan hingga dua tahun, menurut sebuah dokumen.

Kesepakatan itu akan diumumkan bersamaan dengan surat terbuka ke Facebook dan CEO-nya Mark Zuckerberg, juga ditandatangani oleh Australia, meminta perusahaan untuk menghentikan rencana untuk mengembangkan teknologi enkripsi ujung-ke-ujung dalam layanan pengiriman pesannya.

Konflik terbaru antara pemerintah dan perusahaan teknologi terkait data pengguna juga dapat memengaruhi Apple Inc., Google, dan Microsoft Corp. Alphabet Inc., serta aplikasi obrolan terenkripsi yang lebih kecil seperti Signal.

Washington telah menyerukan lebih banyak peraturan dan meluncurkan penyelidikan antimonopoli terhadap banyak perusahaan teknologi, mengkritik mereka karena pelanggaran privasi, kegiatan terkait pemilihan dan dominasi iklan online.

Predator anak semakin banyak menggunakan aplikasi pengiriman pesan, termasuk Facebook Messenger, di era digital untuk merawat korban mereka dan bertukar gambar dan video yang eksplisit. Jumlah gambar yang diketahui tentang pelecehan seksual anak telah meningkat dari ribuan menjadi puluhan juta dalam beberapa tahun terakhir.

Berbicara di sebuah acara di Washington pada hari Rabu, Wakil Jaksa Agung Sujit Raman mengatakan Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi menerima lebih dari 18 juta tips pelecehan seksual anak online tahun lalu, lebih dari 90% darinya. Facebook

Dia memperkirakan bahwa hingga 75% dari tips ini akan "gelap" jika perusahaan media sosial seperti Facebook mengikuti rencana enkripsi.

Facebook mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sangat menentang "upaya pemerintah untuk membangun backdoors," yang katanya akan merusak privasi dan keamanan.

Antigone Davis, kepala keamanan global Facebook, mengatakan kepada Reuters perusahaan sedang mencari cara untuk mencegah perilaku yang tidak pantas dan mencegah pemangsa berhubungan dengan anak-anak.

Pendekatan ini "menawarkan kita kesempatan untuk menghindari bahaya dengan cara yang tidak mengejar konten," katanya.

Dalam praktiknya, perjanjian bilateral tersebut akan memberi wewenang kepada pemerintah Inggris untuk secara langsung meminta data dari perusahaan teknologi AS, yang menyimpan data yang relevan dengan investigasi kriminalnya sendiri dari jarak jauh, daripada meminta melalui otoritas penegak hukum AS.

Upaya tersebut merupakan pendekatan dua arah oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk menekan perusahaan teknologi swasta sambil mempercepat pertukaran informasi tentang investigasi kriminal.

Sumber: Reuters

Dalam artikel ini

Bergabung Percakapan yang

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data umpan balik Anda diproses.